Namanya juga Dina, ga akan habis keselnya kalau
barang-barang miliknya diusilin, apalagi sampai dirusakin. Seminggu kemarinkan
crayonnya dipakai sama Fikri dan akhirnya salah satunya patah, makanya pecahlah tangisan sang kakak, hingga berhari-hari. Fikri yang
mendengar ocehan dan tangisannya hanya bisa menahan airmatanya tanpa
bisa berkata-kata.
Sehari sesudah kejadian itu, aku membawa Fikri ke toko buku
ramedia, mencari crayon untuk dipakenya sendiri. Yeeee, Fikri nampaknya senang
dibawa kesana, aku ketempat buku-buku bacaan terlebih dahulu iapun sibuk
mencari buku gambar dan buku cerita setelah itu kamipun menuju tempat mainan dan mencari mainan tentara-tentaraan. Kali ini tawa Fikri lebar, memang sudah sejak seminggu lalu ia minta dibelikan tersebut, karena mainan yang lama kaki dengan tangannya sudah patah semua, setelah itu kami langsung menuju ketempat alat tulis untuk mencari
crayon. Yess….dapat, kamipun langsung menuju kekasir.
![]() |
| Mainan baru |
Tak sabar ingin mencoba crayon barunya, iapun langsung minta pulang. tapi kali ini aku singgah dulu sebentar untuk makan bakso. Namun sepertinya Fikri tak lahap menyantapnya, karena pikirannya terbagi sama barang barunya. Untung saja aku mengajak ibu, jadi ga terlalu tengsin ketika ia ribut untuk minta pulang. Selesai makan, bayar kasir dan motorpun melaju di jalan raya. Tak perlu waktu lama, sampailah kami dirumah. Masih dipintu pagar ia sudah berteriak..
"KAKA DINA, IKI PUNYA CRAYON DENGAN TENTARA BARU"
Iapun segera mengeluarkannya dari kantong plastik. Dina langsung membuatnya gambar pohon dan awan, Fikri begitu bersemangat mewarnai. Lihat saja hasilnya, meski belum sempurna tapi memuaskan.
Amanlah sekarang, tak ada lagi pinjam meminjam crayon, karena masing-masing sudah punya sendiri.
"KAKA DINA, IKI PUNYA CRAYON DENGAN TENTARA BARU"
Iapun segera mengeluarkannya dari kantong plastik. Dina langsung membuatnya gambar pohon dan awan, Fikri begitu bersemangat mewarnai. Lihat saja hasilnya, meski belum sempurna tapi memuaskan.
![]() |
| Hasil warna Fikri |


Kalau anakku masih pakai pensil warna mak, crayon malah gak kepake :p
BalasHapusHehehe...iya, pensil warnanya Fikri juga ada, tapi dia lebih suka pakai crayon kakaknya...:)
BalasHapussenangnya fikri punya krayon sendiri ya...
BalasHapusrapi mewarnainya :)
BalasHapusWaaah makin asik dong mewarnainya :))
BalasHapuszaman kecil dulu demen nya pake pensil warna kalo pake crayon suka belepotan
BalasHapuszaman kecil dulu demen nya pake pensil warna kalo pake crayon suka belepotan
BalasHapusmasa kecil adalah masa masa yang paling indah by author ide bisnis camilan
BalasHapus