Semalaman telingaku nyut-nyut, tak bisa tidur, sepertinya
telingaku mengalami radang. Untung saja itu tak berlangsung lama karena
ternyata ibuku punya resep warisan dari nenekku untuk mengatasi telinga yang sakit ini.
Salah satu temanku sekolahku juga pernah mengalami yang
namanya radang telinga, sudah beberapa kali mendatangi dokter tapi tak juga
mengalami perubahan, sampai-sampai beberapa hari tidak masuk mengajar, makan tak enak, tidurpun tak lelap, sakitnya sangat mengganggu aktivitasnya. Akupun
menyampaikan niat baikku bahwa akan mengantarnya untuk berobat secara
alami kepada ibuku. Alhamdulilah hanya butuh satu hari saja pembengkakan yang
terjadi didalam telinganya mengalami perubahan.
Sebenarnya sih, pengobatannya sangat sederhana sekali, hanya
dari rumput liar yang ada dihalaman rumah, tanaman ini masuk pada golongan tanaman perdu, biasa disebut ciplukan. Di kampungku tanaman ini
disebut “PEPOGU”, yang artinya letusan. Hehehe, mungkin karena telinga yang bengkak
tersebut diberi obat lalu pecah, makanya oleh orang tua dulu diberi nama
seperti itu.Yuuk, kita coba jelajahi halaman rumah kita,barangkali saja ada
tanaman ini.
Langkah-langkah pengobatannya sebagai berikut :
Langkah-langkah pengobatannya sebagai berikut :
1. Ambil segenggam
daun, kemudian tumbuk hingga menjadi halus dan berair.
2. Taruh diatas kain yang berukuran
10cm x 10cm, kemudian bungkus hasil tumbukan daun tadi dengan rapi.
10cm x 10cm, kemudian bungkus hasil tumbukan daun tadi dengan rapi.
3. Hangatkan diatas
bara api atau diatas kompor.
4. Setelah hangat,
teteskan air hasil tumbukan dari tanaman pepogu kedalam telinga yang sakit.
Lakukan 3x sehari, selama tiga hari berturut-turut.
Semoga bermanfaat.
Lakukan 3x sehari, selama tiga hari berturut-turut.
Semoga bermanfaat.
