Seperti biasa,setiap malam sebelum tidur,atau sebelum tidur siang, Putra ke-3ku Fikri selalu minta dibacakan cerita. Meskipun mata sudah mengantuk aku tetap mambacakan cerita yang dia inginkan. Dia senang sekali mendengarkan cerita-cerita yang kubacakan tersebut. Kalau sudah begitu Ia akan konsentrasi dan berinteraksi dengan cerita tersebut. Betapa indah suasana seperti itu berbaring disampingnya sambil membacakannya cerita untuknya.
Membacakan cerita-cerita yang bermutu dan bermanfaat telah biasa kulakukan mulai dari anak pertama
hingga ke tiga ketika mereka berumur 2 tahun. Ini salah satu yang aku lakukan
untuk menambah erat ikatan batin antara aku dan Anak-anakku. Ada kepuasan
tersendiri ketika mereka tertidur pulas saat mendengarkan ceritaku tersebut.
Ketenangan terlihat dari wajahnya saat tidur. Tanpa ada rasa takut dan cemas.
Satu hal yang perlu kita ketahui membacakan cerita
sebelum tidur,mempunyai manfaat yang sangat besar, cerita yang dibacakan
tersebut akan tertanam kuat di memori anak,dan sulit untuk dilupakan. Bahkan
para Psikolog menganjurkan kepada para Ibu betapa pentingnya membacakan cerita
sebelum tidur.
Ada beberapa metode yang biasa saya gunakan saat membacakan cerita untuk Putra putriku
1. Membaca sesuai dengan paragraph bacaan agar Anak mudah mengerti.
2. Menggunakan lafal dan intonasi suara yang disesuaikan dengan tokoh yang ada pada cerita tersebut.
3. Mengunakan gerakan tangan dan ekspresi wajah. Misalnya senang,sedih.
4. Mengunakan namanya,nama-nama orang yang ada di sekitarnya. Misalnya orang orang yang dekat dengannya
Ada beberapa metode yang biasa saya gunakan saat membacakan cerita untuk Putra putriku
1. Membaca sesuai dengan paragraph bacaan agar Anak mudah mengerti.
2. Menggunakan lafal dan intonasi suara yang disesuaikan dengan tokoh yang ada pada cerita tersebut.
3. Mengunakan gerakan tangan dan ekspresi wajah. Misalnya senang,sedih.
4. Mengunakan namanya,nama-nama orang yang ada di sekitarnya. Misalnya orang orang yang dekat dengannya
Setelah
kuperhatikan metode yang paling disenanginya adalah yang ke-4. Dia pasti akan
tersenyum-senyum senang mendengar namanya yang digunakan sebagai tokoh dalam
cerita tersebut. Dan dia akan menyuruh mengulang-ngulang cerita tersebut hingga
malam-malam berikutnya tanpa ada rasa bosan.
Lucu Bund,tapi asyik dan menyenangkan untukku. Waktu yang tepat untuk
membacakan cerita kepada mereka adalah,disaat akan tidur,ketika diminta,sebagai
hadiah kebaikan Anak,ketika menemukan waktu yang tepat.
Ayo,Bund
yang usia anaknya masih 2 sampai 5 tahun inilah usia yang tepat untuk berbagi
cinta dan kasih sayang melalui cerita, berikanlah cerita yang bermanfaat
untuknya. Misalnya tentang kebaikan seorang anak,menyikat gigi sebelum
tidur,atau tentang cerita binatang yang mempunyai sifat budiman baik hati,tidak kikir,dan suka menolong. Ini adalah salah satu metode yang bagus untuk membentuk karakter
anak.
Sangat inspiratif, terima kasih sharing pengalamannya bu
BalasHapusIya bu...
BalasHapusKalau anak sulung saya yang usia 4,5 tahun, dia sukanya milih ceritanya. Dan sayangnya, dia milih yang itu-itu terus.. jadi tiap hari diulang-ulang.. trus dia cepet bosen kalo ceritanya panjang-panjang.. jadi kadang ada cerita yang belum selesai eh dia stop. akhirnya saya ceritakan tanpa liat buku aja :)
BalasHapus